Assalaamu'alaykum wr.wb.. makasi ya udah mau mampir di blog aku yang mungkin agak gimana yaaa ... hehe tapi semoga ada yang bermanfaat. Enjoy It ^-^
RSS

Selasa, 31 Juli 2012

Video Pertama Narsiscus

   Selalu ada kebahagiaan disaat bersama selalu bisa melupakan hampir semua hal kalau sudah berkumpul.
Kita melepas lelah setelah hampir 1bulan bekerja untuk mencapai cita-cita...
Aku, jauh dari Mama, Papa dan semua keluarga ku di Rumah. Tapi, ketika ku bersama kalian aku bisa merasakan kasih sayang yang setara seperti kala akau di rumah..
Akan selalu ku ingat saat mulai cuti tiba, sebelum tidur kita siap-siap packing ~ya, walaupun kita beda rumah, kota dan waktu~ tapi aku yakin kegiatan kita sama.. Hm, packing Buku, baju dan bahkan kosmetik :D ~kan cewek~.. oke, setelah paccking ~yg pasti sebelum packing selalu ada acara janjian tempat ketemuan~ bangun pagi mengerjakan semua aktifitas pekerjaan ~yg cukup membosankan~ nah, lalu kita pergi untuk cuti 2hari... hm, 2hari serasa 2detik..
hyaaaaaa, saatnya bercurhat curhat ria dan bernarsis narsisan :D ~kita udah ketemu~
biasanya aku pertama ketemu sama Tyra.. ya, teman dekat aku sejak Assper. Dia ituuu baik ~ya~ dan bisa jadi pengganti Ortu ku selama aku jauh dari mereka ^^ kadang menyendiri juga sih ntahlah kenapa.. Kalau udah nyampe asrama mah kita bisa ngerumpi mpe lupa waktu ~ya Allah ampuni kita~ hehee
     Next, aktifitas dimalam hari biassaaa kita nyari makan karena kelaperan heehe ~maklumlah, biasanya sebelum berangkat pada gak makan dulu~ pas makan tuh biasanya kita suka ngerusuhin tu tempat makan :D ummm makanannya yah yang biasa aja, berhubung asrama kitya agak jauh dari keramaian walhasil kita makan Bakso pinggir jalan sampe sampe si Abang baksonya keabisan mangkok.. ~welehweleh~ :D
baksooo >> done, tahap selanjutnya ICE CREAM \(^^)/ ~malem malem makan es krim, dimarahin mama loooh~ heheeehe
hmh, setelah makan yg pasti kita kekenyangan.. Oia tenang aja Sholat kita gak ketinggalan kok :)
sebelum tidur biasanya kita bercerita ~bukan curhat yah, tapi cerita~ hmm ceritanya horor, mistis dan yg begitu begitu lahh.. Yang suka ngajakinnya sih Rani :D dan yang ngenalin Nenek Gayung ke kita itu yah dia, siapa lagi :D kalo uda cerita horor gitu ya pasti pada jerit ketakutan, apalagi teh Cici :D kayanya seriuuuus banget kalo lagi nyimak berita horor tuh..
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Rabu, 13 Juni 2012

You're true Friend You're here 'til The end

Youtube for True Friend 

True Friend By Miley Cyrus

We sign our cards and letters BFF
You've got a million ways to make me laugh
You're lookin' out for me; you've got my back
So good to have you around

You know the secrets I could never tell
And when I'm quiet you break through my shell
Don't feel the need to do a rebel yell
Cause you keep my feet on the ground

You're a true friend
You're here till the end
You pull me aside
When something ain't right
Talk with me now and into the night
'Til it's alright again
You're a true friend

You don't get angry when I change the plans
Somehow you're never out of second chances
Won't say "I told you" when I'm wrong again
I'm so lucky that I've found

A true friend
You're here till the end
[True Friend lyrics on http://www.elyricsworld.com]

You pull me aside
When something ain't right
Talk with me now and into the night
'Til it's alright again

True friends will go to the ends of the earth
Till they find the things you need
Friends hang on through the ups and the downs
Cause they've got someone to believe in

A true friend
You're here till the end
You pull me aside
When something ain't right
Talk with me now and into the night
No need to pretend
You're a true friend
You're here till the end
Pull me aside
When something ain't right
Talk with me now and into the night
'Til it's alright again
You're a true friend
you're a true friend
you're a true friend
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penyakit Fenilketonuria > Retradasi Mental

APAKAH PKU ITU?PKU (Fenilketonuria) adalah suatu penyakit metabolisme dari salah satu jenis asam amino pembentuk protein yaitu, fenilalanin yang menyebabkan gangguan pertumbuhan dan retardasi mental.APAKAH FENILALANIN ITU DAN APAKAH FUNGSINYA?
Fenilalanin adalah salah satu dari 9 asam amino essensial yang terdapat pada semua protein makanan seperti daging , telur, ikan, susu, keju dan dalam jumlah yang sedikit pada sereal, sayuran dan buah-buahan.
Fenilalanin sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk membuat protein tubuh. Di dalam saluran pencernaan, protein makanan dicerna menjadi asam amino sebelum diserap. Asam amino ini diperlukan untuk membuat protein tubuh atau diubah menjadi asam amino jenis lain.

Fenilalanin selain merupakan bahan baku protein tubuh juga diubah menjadi salah satu asam amino non essensial yang disebut tirosin, yang nantinya juga akan diolah menjadi protein tubuh. Proses perubahan dari fenilalanin menjadi tirosin memerlukan enzim yang disebut enzim fenilalanin hidroxilase.

APA YANG TERJADI PADA PKU?
Pada PKU, enzim fenilalanin hidroxilase tidak berbentuk sehingga mengakibatkan jumlah fenilalanin di dalam darah yang berlebihan. Fenilalanin yang berlebihan ini dapat mengganggu proses pertumbuhan, terutama pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf pusat di otak sehingga mengakibatkan retardisi mental. Selain itu kegagalan metabolisme fenilalanin juga mengganggu pembentukan pigmen kulit maupun rambut serta pembentukan hormon-hormon yang amat dibutuhkan tubuh sehingga rambut menjadi tipis dan kulit pucat. Ukuran kepala yang kecil (mikrosefal) juga salah satu gejala klinisnya.

APAKAH YANG MENYEBABKAN ENZIM FENILALANIN HIDROXILASE TIDAK TERBENTUK?Tidak terbentuknya enzim fenilalanin hidroxilase disebabkan oleh kelainan pada gen yang mengatur pembentukan enzim fenilalanin hidroxilase.

MENGAPA PENYAKIT INI DISEBUT PKU?
Penyakit ini disebut Fenilketonuria karena ditemukan hasil metabolisme fenilalanin, yaitu fenilketon pada air kemih (urin). Fenilketon ini menyebabkan bau yang khas pada air kemih. Gajala ini yang pertama kali dideteksi pada penderita PKU, sehingga sampai saat ini disebut fenilketonuria yang artinya fenilketon pada urin.

MENGAPA PENYAKIT INI DISEBUT PENYAKIT KETURUNAN?
Semua gen pada manusia terdiri dari sepasang gen yang didapat sebelah dari ayah dan sebelah lagi dari ibunya. Karena PKU disebabkan oleh kelainan gen maka penyakit ini selalu diturunkan dari orang tua dan selanjutnya dapat diturunkan ke generasi berikutnya.

TAPI DARI PIHAK KEDUA ORANG TUA TIDAK PERNAH ADA RIWAYAT PENYAKIT SERUPA INI.......Seperti yang telah dijelaskan setiap orang mewarisi 1 gen dari pihak ayah dan 1 gen dari pihak ibu. Jika kedua gen yang diperoleh adalah gen normal, maka ia akan normal. Jika satu gen yang diperoleh normal sedangkan satu lagi membawa gen PKU, maka ia akan hidup normal, tetapi dapat menurunkan gen PKU kepada anaknya kelak. Jika seseorang mewarisi 2 buah gen PKU, barulah ia menderita penyakit ini.

BILA SAYA SUDAH MEMPUNYAI SEORANG ANAK YANG MENDERITA PKU, APAKAH ANAK SAYA YANG LAIN PASTI AKAN MENDERITA PENYAKIT YANG SAMA?TIDAK. Setiap orang tua dari anak yang menderita PKU memiliki 1 gen normal dan 1 gen PKU.
Setiap anak akan mewarisi 1 gen dari tiap ayah dan ibunya. Ia bisa saja mendapatkan 2 gen normal dari kedua orang tua atau 1 gen normal dan 1 gen PKU atau 2 gen yang membawa penyakit ini.
Dengan demikian tiap anak yang dilahirkan memiliki kemungkinan menderita PKU sebesar 1:4 (25%).

APAKAH GANGGUAN TUMBUH KEMBANG YANG TERJADI ITU DIMULAI SEJAK MASA JANIN?TIDAK. Jika ibu bukan penderita PKU. Penumpukan fenilalanin terjadi bila bayi sudah mulai mengkonsumsi protein (susu).
YA. Jika ibu penderita PKU. Penumpukan fenilalanin yang terjadi pada darah ibu ikut masuk dalam sirkulasi darah janin melalui plasenta, sehingga gangguan tumbuh kembang dapat terjadi pada masa janin ini. Karena itu ibu yang menderita PKU perlu mendapatkan pengobatan yang ketat selama masa kehamilan.

APAKAH PENYAKIT INI BANYAK DITEMUKAN DI INDONESIA?Belum diketahui secara pasti karena belum ada studi khusus mengenai PKU di Indonesia. Namun di beberapa negara Asia sudah ditemukan. Asia Timur ditemukan 1 dari 10.000 bayi lahir menderita PKU, di jepang ditemukan 1 dari 143.000 bayi lahir.

APA YANG HARUS DILAKUKAN PADA PENDERITA PKU?
A. Pengaturan asupan protein
Penderita PKU mempunyai kesulitan untuk metabolisme fenilalanin, namun asam amino pembentukan protein ini mutlak diperlukan bagi tubuh, sehingga harus tetap dikonsumsi sampai batas yang diperlukan oleh tubuh, sehingga kadarnya dalam darah tidak berlebih.
Pengaturan asupan protein (diet) yang segera dilakukan pada minggu-minggu pertama kehidupan akan membuat perkembangan otak bayi tetap normal. Pengaturan ini harus tetap dilakukan dengan ketat selama masa tumbuh kembang anak (0-2 tahun).

Untuk bayi < 4 bulan dapat diberikan:
Susu rendah fenilalanin secukupnya dilanjutkan dengan ASI sesuai keinginan bayi. Atau Susu bayi biasa dalam jumlah sedikit dilanjutkan dengan Susu rendah fenilalanin sesuai keinginan bayi.

Untuk usia >4 tahun bulan dapat diberikan:
makanan padat secara bertahap sesuai dengan perkembangan usianya.

Makanan yang sebaikbya dihindari adalah:
susu biasa, keju, telur, daging, ikan dan makanan-makanan lain yang mengandung protein tinggi. Minuman atau makanan yang mengandung pemanis buatan harus dihindari.

Jenis makanan yang dapt diberikan secara bebas adalah:
sayur, buah, makanan instan seperti sereal dan mie serta makanan lain yang tidak mengandung fenilalanin.

B. Kontrol kadar fenilalanin secara teraturUsia 0-3 tahun : tiap minggu atau 1x / 2 minggu
Usia 3-7 tahun : 1x / 2 minggu
Usia >7 tahun : 1x / bulan

BAGAIMANA CARA MENGETAHUI JIKA BAYI ADALAH PENDERITA PKU?Penyakit PKU dapt dideteksi dengan tes skrining, yang dilakukan dengan pemeriksaan darah pada bayi baru lahir atau berumur 3 hari atau minimal 36 jam atau 24 jam setelah pemberian susu pertama. Dengan diagnosis/skrining dan diet sedini mungkin gangguan pertumbuhan dan retardasi mental dapt di cegah dan anak diharapkan akan tumbuh dan berkembang secara normal.

APA EVALUASI SELANJUTNYA PADA BAYI YANG DINYATAKAN PENDERITA PKU?Bila hasil tes mengindikasikan bahwa bayi penderita PKU akan dilakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan diagnosis kemudian di lanjutkan dengan pengukuran kadar fenilalanin dan tirosin secara kuantitatif. Selanjutnya kasus ini akan ditangani oleh dokter spesialis anak ahli penyakit metabolisme.

blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Minggu, 03 Juni 2012

Macam - Macam Ibadah

 

1.    Do’a

Firman Allah ta’ala:
 “Dan Tuhanmu berfirman: "Berdo’alah kepada-Ku niscaya akan Ku perkenankan bagimu". Sesungguhnya, orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”(QS. Ghafir: 60).
Dan diriwayatkan dalam hadits:
“Do’a itu adalah sari ibadah  ( Hadits riwayat At-Tirmizi dalam Al-Jami’ Ash-Shahih, kitab -Da’awat, bab I ).
Maksud hadits ini ialah bahwa segala macam ibadah, baik yang umum maupun yang khusus, yang dilakukan seorang mu’min (seperti: mencari nafkah yang halal untuk keluarga, menyantuni anak yatim dll) mesti diiringi dengan permohonan ridha Allah dan pengharapan balasan ukhrawi. Oleh karena itu do’a (permohonan dan pengharapan tersebut) disebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai sari atau otak ibadah, karena senantiasa harus mengiringi gerak ibadah.

2.    Khauf (takut)

Firman Allah ta’ala:
 “Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS. Ali Imran: 175).

3.    Raja’ (pengharapan)

Firman Allah ta’ala:
 “Untuk itu, barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shaleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (QS.  Al-Kahfi: 110).

4.    Tawakkal (berserah diri)

Firman Allah ta’ala:
              
"Dan hanya kepada Allah hendaklah kamu bertawakkal, jika kamu benar-banar orang yang beriman.” (QS.  Al-Maidah: 23).
Dan juga firman-Nya:
 “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.” (QS.  Ath-Thalaq: 3).

5.    Raghbah (penuh minat), rahbah (cemas) dan khusyu’ (tunduk)

Firman Allah ta’ala:
 “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap (kepada rahmat Kami) dan cemas (akan siksa Kami), dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya’: 90).

6.    Khasy-yah (takut)

Firman Allah ta’ala:
 “Maka janganlah kamu takut kepada mereka, dan takutlah kepada-Ku.” (QS.  Al-Baqarah: 150).

7.    Inabah (kembali kepada Allah)

Firman Allah ta’ala:
 “Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu dan  berserah dirilah kepada-Nya (dengan mentaati perintah-Nya) sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak  dapat di tolong lagi.” (QS. Az-Zumar: 54).

8.    Isti’anah (memohon pertolongan)

Firman Allah ta’ala:
 “Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan.” (QS. Al-Fatihah: 4).
Dan diriwayatkan dalam hadits:
“Apabila kamu memohon pertolongan, maka mohonlah pertolongan kepada Allah”  ( Hadits riwayat At-Tirmizi dalam Al-Jami’ Ash-Shahih, kitab Syafa'at Al-Qiyamah War-Raqaiq Wal-Wara’, bab 59. dan riwayat Imam Ahmad Musnad, jillid I, hal. 293, 303, 307. ) .

9.    Isti’adzah (memohon perlindungan)

Firman Allah ta’ala:
          
 “Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh.” (QS. Al-Falaq: 1).
 “Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Manusia, Raja manusia.” (QS.  An-Nas: 1-2).

10.    Istighatsah (memohon pertolongan untuk dimenangkan atau diselamatkan)

Firman Allah ta’ala:
 “(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu untuk dimenangkan (atas kaum musyrikin), lalu diperkenankan-Nya bagimu.” (QS.  Al-Anfal: 9).

11.    Dzabh (menyembelih)

Firman Allah ta’ala:
“Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku (sembelihanku), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya. Dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (kepada Allah).” (QS.Al-An’am : 162-163).
Dan dalil dari sunnah:                                                                                 
“Allah melaknat orang yang menyembelih (binatang) bukan karena Allah” ( Hadits riwayat Muslim dalam Shahihnya, kitab Al-Adhahi, bab 8. dan riwayat Imam Ahmad dalam Al-Musnad, jilid 1, hal. 108 dan 152 ).

12.    Nadzar

Firman Allah ta’ala:
 “Mereka menunaikan nadzar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.” (QS.  Al-Insan: 7).
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Minggu, 27 Mei 2012

Unforgettable Moment

 Unforgettable Moment
Saat -saat yang tak mungkin aku lupakan.. saat bersama sahabat, tak pernah ku rasakan sedih...

Having crazy times together with my friends makes me forget about everything. :)
My best friends aren't perfect but they could make me happy, have fun and enjoy my life and that's more than perfect.
 *Hanging out with friends* looks at the clock 10:05, look again* 10:50 *When you're in class* looks at the clock 10:05, look again* 10:05 :****
    Bestfriends are they whom you can be yourself with, you can do anything with, you can talk about anything to, you can share everything with.
 You cry, I cry, You smile, I smile, You get hurt, I get hurt, You're happy, I'm happy!   :) :)
You make me happy when I'm sad, You make me laugh when i feel like crying, You make me smile at the worst of times. Thanks Friend 
I love the moment I laugh till my stomach hurts, tears flowing and unstoppable laugh. HaHaHa
Friendship is not about whom you’ve know the longest, It’s about who came and never left your side and stay forever.
 Friends are for now, best friends are forever until the end of time.Hihiii :)
 I remember when we used to talk everyday about everything, share everything, make fun of everything, I miss that.
I LOVE Them FOREVER :)
Love U miss U ... Long for U
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senin, 14 Mei 2012

Dari mana asal-muasal penamaan Gunung Salak?

Pascajatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, Gunung Salak kembali menjadi buah bibir. Misteri di gunung yang membelah wilayah Bogor dan Sukabumi mulai kembali diperbincangkan.

Gunung Salak selama ini memang dikenal angker, baik oleh pendaki maupun bagi kalangan penerbang. Tak sedikit para pendaki yang tersesat, hilang dan meninggal di Gunung Salak. Begitu juga dengan dunia penerbangan, setidaknya tujuh pesawat jatuh di lereng gunung yang memiliki dua puncak ini.

Meski sering diperbincangkan, asal muasal penamaan Gunung Salak masih simpang siur hingga saat ini. Salah satu versi menyebut Gunung Salak tidak memiliki hubungan dengan buah salak. Gunung Salak dalam versi ini diambil dari bahasa sansekerta 'Salaka' yang berarti perak. Maka Gunung Salak bermakna 'Gunung Perak'.

Versi lain menyebut di lereng gunung tersebut pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Salakanagara pada abad IV dan V Masehi. Nama Gunung Salak pun diduga berasal dari kata depan kerajaan tersebut.

Menurut sumber sejarah, kerajaan Salakanagara dipimpin oleh seorang raja dengan gelar Raja Dewawarman I-VIII. Terungkapnya kerajaan Salakanagara bermula dari penemuan tulisan Raja Cirebon yang berkuasa tahun 1617 Wangsakerta, yang ditemukan pada abad ke-19 Masehi. Dari sinilah kemudian diketahui, jika kerajaan Hindu pertama di Pasundan bukan Tarumanagara, tapi Salakanagara. Namun versi ini pun belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Versi lain dan yang beredar di warga di lereng gunung tersebut adalah adanya buah salak raksasa. Konon, penamaan Gunung Salak berasal dari penemuan buah salak besar.

"Kata orang tua dulu begitu, katanya ada salak besar di sana, makanya dikasih nama Gunung Salak," ujar warga Cidahu, Sukabumi, Husni kepada merdeka.com.

Belum jelas soal penamaan dan hubungan gunung yang sering terjadi kecelakaan pesawat terbang ini. Namun di gunung tersebut terdapat banyak sekali petilasan atau tempat bersemedi para raja dan pengikutnya.

Petilasan suci itu tersebar di berbagai titik. Seperti petilasan milik raja Pajajaran, Prabu Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi di kaki Gunung Salak di daerah Bogor dengan total mencapai puluhan lokasi.

Lalu mengapa gunung yang sering diselimuti kabut itu disebut Gunung Salak?



Sumber: merdeka | Berita Sukhoi
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Gunung Salak dan mitos keheningan

Malam itu sejumlah warga sedang melakukan pengajian tepat di atas lapangan bola yang saat ini dijadikan posko SAR di Desa Pasir Pongkor, Cipelang, Cijeruk, Bogor. Namun tiba-tiba sebuah angin besar dan hujan mengguyur kerumunan warga.

Hujan juga mengguyur tepat di perkampungan mereka. Sontak warga pun berhamburan menyelamatkan diri. Bahkan beberapa warga memegang tiang tenda yang hampir porak-poranda akibat angin kencang dan hujan.

Menurut salah seorang warga kampung di lereng gunung tersebut, mitosnya penunggu Gunung Salak tidak menyukai keramaian. Sehingga alam yang mengamuk malam itu dianggap semacam teguran.

"Tiba-tiba angin besar dan warga berlari bahkan ada yang memegang tiang tenda," ujar Asep menceritakan kepada merdeka.com.

Dia melanjutkan, tepat di atas lapangan yang sekarang dijadikan sebagai posko SAR dan helipad itu terdapat sebuah makam keramat yang diketahui sebagai sesepuh desa. Namun dirinya enggan menyebut makam tersebut atas nama siapa.

"Di atas lapangan, tepatnya dekat rumah warga," terangnya.

Selain itu, semenjak kejadian angin besar tersebut warga tidak pernah lagi mengadakan sebuah acara yang menimbulkan sebuah kebisingan. Bahkan acara musik seperti dangdutan pun tak pernah terdengar di perkampungan Cipongkor.

"Hingga saat ini, tidak pernah ada dangdutan atau acara ramai di sini," katanya.

Tidak hanya itu, kata dia, ada satu hal juga yang tidak boleh dilakukan oleh para pendaki Gunung Salak, yakni berteriak-teriak saat pendakian. Menurut dia, jika hal tersebut tidak dipenuhi, bisa jadi pendaki tersebut tersesat atau bahkan hilang.

Masyarakat yang sudah mengetahui seluk-beluk Gunung Salak pun selalu memberikan informasi terhadap para penjelajah gunung untuk tidak melanggar pantangan tersebut.



Sumber: merdeka | Berita Sukhoi
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selasa, 27 Maret 2012

Matematika >> Aritmatika > Statistik

Statistik matematika yang akan diuraikan pada ba-gian ini meliputi distribusi respon dan berbagai penaksir, yaitu :
            - distribusi variabel respon
- distribusi penaksir koefisien regresi (b0)
  dan (b1)
            - distribusi penaksir respon,
kemudian dilanjutkan dengan selang kepercayaan dan pengujian hipotesis.

Review Teorema

Suatu teorema menyatakan bahwa fungsi linier variabel random berdistribusi normal, juga ber-distribusi normal.

1. Distribusi Variabel Respon
Pada regresi linier sederhana berlaku persamaan :
                             Yi = b0 + b1 Xi + ei  …..……. (1)

dengan asumsi ei ~ N(0,s2). Ini berarti E(ei ) = 0, dan var(ei ) = s2.  Persamaan (1) di atas menggam-barkan  Yi   merupakan fungsi linier ei , karena b0 dan
b1 , masing-masing adalah parameter, dan  Xi varia-bel fixed. Jadi hanya terdapat satu variabel random yang jelas spesifikasinya, yaitu ei . Dengan demikian distribusi Yi  mengikuti distribusi ei , yaitu normal.

Adapun parameternya, yaitu mean dan variansi da-pat diturunkan sebagai berikut :

Mean (Yi ) = E(Yi ) = E(b0 + b1 Xi + ei )
                 = E(b0 ) + E(b1 Xi) + E(ei )
                 = b0 + b1 Xi + 0 = b0 + b1 Xi

var(Yi ) = var(b0 + b1 Xi + ei )
            = var(b0)+ var(b1 Xi) + var(ei )
            = 0 + 0 + var(ei ) = s2

Dapat dituliskan : Yi ~ N(b0 + b1 Xi  , s2)

2. Distribusi b0  dan  b1
Dengan menggunakan metode kuadrat terkecil atau least square telah didapatkan penaksir  b0  , dinotasi-kan  b0  dan  penaksir  b1 , dinotasikan  b1 , sebagai berikut :

b0 =


Akan dilakukan penurunan distribusi b1 lebih dulu untuk mempermudah. Rumus b1 dijabarkan agar muncul kejelasan variabel random yang membentuk b1. Pada rumus b1  tersebut tampak bahwa penyebut hanya memuat variabel X, jadi penyebut fixed. Ada-pun pembilang mengandung variabel random Y.
Selanjutnya pembilang dijabarkan sebagai berikut :

Tampak bahwa pembilang merupakan fungsi linier  Y1 , Y2 ,  . . .  Yn , sehingga b1  mengikuti distribusi Yi yaitu normal, dengan penurunan parameter sebagai berikut :
Mean b1 = E(b1)
              =

              =  E
 = E


 


Seperti yang telah diuraikan pada materi terdahulu, yaitu Least Square atau Kuadrat Terkecil didapat-kan  var(b1) dinyatakan dengan pers berikut :

var(b1) =

Dapat disimpulkan bahwa :

b1 ~

Selanjutnya rumus b0 dijabarkan agar muncul keje-lasan variabel random yang membentuk b0 .
b0 =  
    =  

Persamaan di atas menunjukkan bahwa  b0  meru-pakan fungsi linier Yi ,  i = 1, 2, … , n ;  disamping itu juga merupakan fungsi linier b1 . Karena kedua variabel random tersebut berdistribusi normal, maka   b1  mengikuti distribusi normal pula, dengan pena-laran mean (b0) dan var(b0) sebagai berikut :

Mean(b0) =  E(b0) = E
 =  E()              
 = E
 =
 =
 =
Dengan demikian didapatkan :

b0 ~ N

Dengan didapatkannya E(b0) = b0   dan  E(b1) = b1 maka terbukti bahwa b0 dan b1  merupakan penaksir tak bias bagi b0  dan b1.   

3. Distribusi
Perhitungan nilai penaksir respon ke i dilakukan dengan menggunakan penaksir model regresi yang terbentuk, yaitu :  Bila ditentukan satu prediktor yang digunakan untuk melakukan eksperimen, misal X0 , akan didapatkan penaksir respon, , sebagai berikut :
Penaksir respon tersebut, , jelas merupakan fung-si linier b0 dan b1. Karena b0 dan b1 berdistribusi normal, maka  juga berdistribusi normal. Mean dan variansi  masing-masing akan diturunkan se-bagai berikut :

Mean() =
                

Telah diuraikan pada materi Least Square atau Ku-adrat Terkecil , variansi  sebagai berikut :
var() = .

Jadi,

~ N



Selang  Kepercayaan


Distribusi berbagai penaksir akan digunakan untuk mendapatkan taksiran selang berbagai parameter, a-tau lazim disebut Selang Kepercayaan.

1. Selang Kepercayaan 100(1-a)%  Untuk  b0
Selang kepercayaan parameter b0  ini diturunkan berdasarkan distribusi penaksirnya, yaitu b0 .
Penurunan diawali dari distribusi b0 , berikut :

b0 ~ N

maka :
  atau  Z,  dan  ,

                                                                   atau 

dengan simpangan baku b0 = ; selanjutnya simpangan baku  b0  disingkat  sb b0.

Batas bawah dan batas atas selang kepercayaan didapat dengan cara menghitung solusi pertidaksamaan

.


Solusi pertama :


Solusi kedua :

Interseksi solusi pertama dengan solusi kedua :

                                       b0
¾¾¾¾¾·¾¾¾¾¾¾¾¾¾¾·¾¾¾¾¾
                          




Apabila s2 tidak diketahui, maka digunakan penaksirnya, yaitu :

,

nilai 2 menyatakan terdapat dua parameter, yaitu b0 dan b1. Selanjutnya, distribusi Z berubah menjadi distribusi Student t, akibatnya  dan  simpangan baku berubah menjadi penaksir simpangan baku; sehingga selang kepercayaan menjadi :


2. Selang Kepercayaan 100(1-a)%  Untuk  b1

Dengan penalaran seperti pada selang kepercayaan 100(1-a)%  untuk  b0 , didapatkan  selang kepercayaan 100(1-a)%  untuk  b1  sebagai berikut :



 
3. Selang Kepercayaan 100(1-a)%  Untuk

Apabila diketahui atau ditentukan nilai variabel bebas sebesar X0 , dan X0  merupakan nilai prediktor yang digu-nakan untuk eksperimen, maka penaksir atau dugaan nilai respon dinyatakan oleh persamaan berikut :
.

Distribusi b0 dan b1 masing-masing normal, sedang X0  konstanta, maka  yang merupakan fungsi linier b0 dan b1, berarti fungsi linier variabel random normal, menjadikan  berdistribusi normal. Adapun mean dan varian-sinya adalah sebagai berikut :
Mean() = E() = E(b0 + b1 X0) =  b0  + b1 X0.

var()      dan     penaksir var()    
Formula  var() ini seperti yang telah ditampilkan pada materi Least Square. Dengan demikian, dapat dinya-takan :
 ~

Dengan penalaran seperti pada selang kepercayaan 100(1-a)%  untuk  b0 dan untuk b1  , didapatkan  selang kepercayaan 100(1-a)%  untuk  sebagai berikut :





4. Selang Prediksi 100(1-a)%  Untuk
Selanjutnya, bila  diketahui atau ditentukan nilai variabel bebas sebesar X0 , dan X0  bukan  merupakan nilai pre-diktor yang digunakan untuk eksperimen, maka didapatkan penaksir atau dugaan nilai respon,  yaitu  sebesar :
.
Adapun variannya sedikit berbeda dengan var() terdahulu.

Review:
Bila diketahui variabel random saling independen X1, X2, … , Xn , berasal dari populasi normal dengan mean m dan vari-ansi s2, maka nilai rata-ratanya, yaitu , akan berdistribusi normal dengan mean m dan variansi s2/n. Apabila terdapat variabel random lain, yaitu : Xn+1  yang berasal dari populasi tempat X1, X2, … , Xn  berasal, maka Xn+1  juga mempunyai mean m dan variansi s2. Selisih antara Xn+1 dengan , yaitu (Xn+1 -) juga berdistribusi normal dengan mean dan va-riansi sebagai berikut :
mean (Xn+1 -)= m - m = 0     dan     var(Xn+1 -)=s2+s2/n =s2(1+1/n)
Variabel menyatakan penaksir Xi..

Gambaran kejadiannya adalah sebagai berikut :

Populasi Normal, X mean = m
variansi = s
 
 

                                 

                              







Sampel 1, berukuran n,
X1 , X2 ,  . . .  , Xn ,  atau  Xi, i = 1, 2, . . . , n,
Penaksir Xi = ,
E()=m , var()=s2/n


 



Sampel 2, berukuran 1,
Xn+1
E(Xn+1)= m
var(Xn+1)=s2

 

 



 
Apabila dianalogikan dengan model regresi, kejadiannya menjadi sebagai berikut :



Populasi Normal, Y0
mean (Y0) = b0  + b1 X0
variansi (Y0) = s2
 
 




               







Sampel 1 berukuran n,
  atau   i = 1, 2, . . . , n,
Penaksir =
E()=b0  + b1 X0
variansi  = var()


 



Sampel 2 berukuran 1,
mean()=b0  + b1 X0
var()=s2

 

 










Selisih antara dengan  , yaitu (- ), berdistribusi normal dengan :

            mean (- ) = 0

            var(- ) = var() + var()

                                    = s2 + 
                                        =  s2
Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa :
~ N (0, s2 ,

dan penaksir atau penduga varian () ialah :   s2 ,
sehingga penaksir simpangan baku () menjadi :   s .
Dengan penalaran seperti pada selang kepercayaan 100(1-a)%  untuk b0 , b1 , dan , didapatkan  selang pre-diksi 100(1-a)%  untuk , yang pada pembahasan di atas dinamai  sebagai berikut :




dengan penaksir simpangan baku seperti yang tertulis di atas kotak  yang memuat formula selang prediksi.

Turunkan penaksir simpangan baku () dan selang prediksi 100(1-a)%  untuk , bila sample 2 berukuran  q (pada pembahasan sebelumnya sampel 2 berukuran 1).
Pengujian Hipotesis

Pengujian hipotesis kemaknaan parameter sangat e-rat hubungannya dengan selang kepercayaan. Pe-ngujian hipotesis untuk mendeteksi kemaknaan per-bedaan suatu parameter terhadap nol atau nilai ter-tentu, masing-masing perumusannya adalah :

H0 : q = 0     terhadap      H1 : q ¹ 0,
atau :
H0 : q = q0     terhadap      H1 : q ¹ q0,

dengan q0  adalah nilai tertentu.  

Pada analisis regresi sederhana, q merupakan para-meter koefisien regresi (b0 dan b1), atau nilai respon bila prediktor ditentukan (Y0). Berikut ini akan diu-raikan proses pengujian hipotesis dengan cara cepat dan cara lengkap.

Cara Cepat

Pada perumusan hipotesis pertama, apabila selang kepercayaan memuat nilai 0, yang ditandai oleh ba-tas bawah selang bernilai negatif dan batas atas bernilai positif; ini menyimpulkan H0 diterima. Pe-nerimaan H0 ini berarti perbedaan parameter dengan nol tidak bermakna, atau q boleh dianggap nol. Ke-balikannya, yaitu batas bawah selang dan batas atas bertanda sama, baik positif maupun negatif, berarti q berbeda bermakna dengan nol; boleh dianggap q tidak nol.


-----·----------o----------·------
      batas bawah                 titik 0                    batas atas
  selang kepercayaan                                 selang kepercayaan 


Nilai batas atas dan batas bawah selang kepercayaan 100(1-a)% untuk b0 , b1 , dan , masing-masing  adalah sebagai berikut :

Para-meter
Batas Atas (baris pertama)
  Batas Bawah (baris ke dua)
b0


b1



Y0





Perumusan hipotesis ke dua, proses pengujiannya seperti pada perumusan pertama, dengan mensubsti-tusikan nilai q0 pada 0.
Kriteria lain untuk memutuskan ialah nilai P. Bila nilai  P  ³ a, berarti menerima H0, dan bila  P < a berarti  menolak H0 .

Cara Lengkap

Cara ini mengikuti prosedur berikut :
i.   Merumusan hipotesis dan menentuan nilai a  
     (biasanya a antara 0,01 sampai 0,10).
ii.  Menghitung statistik uji.
iii. Menentukan titik kritis.
iv. Melakukan analisis keputusan dan interpretasi.


Pengujian Hipotesis b0

i. Perumusan Hipotesis

Perumusan hipotesis pertama,

   H0 :  b0 = 0  ,   H1 :  b0 ¹ 0   ,  a = 0,05

Perumusan hipotesis ke dua,

   H0 :  b0 = b00  ,   H1 :  b0 ¹ b00    ,  a = 0,05

dengan b00  bernilai tertentu.

ii. Perhitungan Statistik Uji

Dari penalaran selang kepercayaan 100(1-a)% untuk b0 didapatkan :

 (s2 diketahui)

atau :
                                                      (s2 tidak diketahui)
                                                 
Statistik uji yang digunakan menjadi :


Kepada b0 disubstitusikan nilai 0 atau b00, tergan-tung  pada perumusan hipotesis.

Seringkali yang terjadi s2 tidak diketahui, sehingga bila H0 benar, maka statistik uji, yaitu T, akan ber-distribusi Student t dengan derajat bebas  n -2, di-nyatakan :

 ~  tn-2
                   (untuk  perumusan hipotesis pertama)
atau,
 ~  tn-2
                     (untuk  perumusan hipotesis ke dua)
Ada pilihan statistik uji yang lebih populer digu-nakan di program paket, yaitu  |T|.

iii. Penentuan Titik Kritis

Titik kritis disesuaikan dengan bentuk distribusi statistik uji pada kondisi H0 benar. Karena T ~ tn-2, maka titik kritisnya ialah :
dengan  .

iv. Analisis Keputusan Dan Interpretasi
Setelah titik kritis ditentukan, maka terbentuk tiga area, dijelaskan pada tabel berikut :

Area
Lokasi
Arti
I

II

III
T <
Daerah penolakan H0

Daerah penerimaan H0

Daerah penolakan H0


Keputusan untuk perumusan hipotesis pertama :
- Titik kritis, T, nilainya kurang dari nilai ,
   maka H0 ditolak, berarti perbedaan b0 dengan 0
   bermakna, boleh dianggap b0 ¹ 0.
- Titik kritis, T, diantara , maka
   perbedaan b0 dengan  0  tidak bermakna, boleh
   dianggap b0 = 0.
-  Bila titik kritis T lebih dari  boleh diang-
   gap b0 ¹ 0.

Catatan : Penolakan H0 secara langsung menjadi-
                kan penerimaan H1 .

Keputusan untuk perumusan hipotesis ke dua :
Penalaran seperti pada keputusan perumusan perta-ma, tetapi nilai 0 diganti dengan nilai b00 .

Keputusan juga dapat berdasarkan nilai P, yaitu luas area dibawah kurva tn-2 yang melebihi nilai statistik uji, dinotasikan  P|T| > nilai statistik uji. Bila nilai  P  ³ a, berarti menerima H0, dan bila  P < a berarti  menolak H0 .



Pengujian Hipotesis b1  dan Y0

Pengujian ini dapat dilakukan dengan mengadopsi proses pada pengujian hipotesis b0, dengan penye-suaian pada formula penaksir dan simpangan baku penaksir. Bentuk formula disesuaikan dengan para-meter yang diuji.
blogger

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS